Skip to main content

Posts

Showing posts with the label prophet

[Download E-Book] Putra Putri Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam

DOWNLOAD HERE [545 KB] Putra-putra Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam memilik tiga orang putra, yaitu: Al-Qasim , dilahirkan di Makkah sebelum Muhammad diangkat menjadi Nabi. Al-Qasim meninggal di Mekah pada usia dua tahun. Namun menurut Qatadah, Al-Qasim meninggal ketika ia sudah bisa berjalan. Abdullah , dinamakan juga dengan at-Thayyib (yang baik) dan at-Thahir (yang suci) karena ia dilahirkan sesudah Islam. Ada pendapat yang mengatakan bahwa at-Thayyib dan at-Thahir ini adalah putra Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam yang lain, namun pendapat pertama adalah yang benar. Ibrahim , dilahirkan dan wafat di Madinah tahun sepuluh hijriah pada usia tujuh belas atau delapan belas bulan. Ada pendapat yang mengatakan Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam memiliki putra lain yang bernama Abdul Uzza tapi pendapat ini sangat lemah karena Allah telah mensucikan dan melindungi NabiSallallahu 'alaihi wasalla...

Wasiat Rasulullah

Abu Dzar Alghifari RA mengatakan : `Wahai Rasulullah, berwasiatlah kepadaku!` Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam menjawab : `Aku wasiatkan bertaqwalah kepada Allah, karena taqwa itu adalah sumber kebaikanmu.` Abu Dzar : `Wahai Rasulullah, tambahkanlah.` Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam : `Hendaklah engkau membaca Alquran dan berdzikir kepada Allah, sesungguhnya ia adalah cahaya bagimu di langit dan di bumi.` Abu Dzar : `Wahai Rasulullah, tambahkanlah. ` Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam : `Jangan engkau perbanyak tertawa, sesungguhnya banyak tertawa itu dapat mematikan hati, dan memudarkan cahaya wajah.`

Detik Terakhir Rasulullah Sebelum Wafat

Pagi itu, matahari mulai naik, namun burung-burung gurun enggan mengepakkan sayapnya. Di suatu mimbar, Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam dengan suara terbata memberikan petuahnya, “Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, Al Qur’an dan sunnah. Barang siapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku.” Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Utsman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. “Rasulullah akan meninggalkan kita semua,” desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kua...

Ciri Fisik Nabi Muhammad Sallallahu 'Alaihi Wasallam

Ciri Fisik Nabi Muhammad Sallallahu 'Alaihi Wasallam - Kalian setidaknya mempunyai seorang idola, iya kan? Entah itu artis, pemain bola, atau apapun profesinya. Kita bisa dengan mudah membayangkan mereka kapan saja. Lalu bagaimanakah dengan idola para muslim, Nabi Muhammad Sallallahu 'Alaihi Wasallam? Dapatkah kita membayangkannya? Emm.. Walaupun tidak ada referensi foto tentang Rasulullah (karena memang tidak diperbolehkan), banyak para sahabat Beliau yang telah menyampaikan ciri fisik Beliau di dalam Hadits. Penasaran? Berikut ciri-cirinya: Berpostur tubuh sedang dan tegap Tinggi tubuh sedang, tidak tinggi dan tidak pendek Warna kulitnya sedang dan cerah, tidak terlalu putih dan tidak terlalu hitam Sendi-sendi tulang beliau kuat Bentuk kepala beliau agak besar dan kuat Rambutnya tidak keriting, namun juga tidak lurus. Agak berombak Rambutnya cukup tebal, panjangnya sampai batas telinga

Kebiasaan-Kebiasaan Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam

1. Selalu shalat sunnah fajar 2. Meringankan shalat sunnah fajar 3. Membaca surat Al-Ikhlas dan Al-Kafirun dalam shalat fajar (ayat lain yang dibaca Nabi dalam shalat sunnah fajar) 4. Berbaring sejenak setelah shalat sunnah fajar 5. Mengerjakan shalat sunnah di rumah 6. Selalu shalat sunnah empat rakaat sebelum dhuhur 7. Mengganti dengan empat rakaat setelah duhur jika tidak sempat shalat sebelumnya 8. Shalat sunnah dua atau empat rakaat sebelum ashar 9. Shalat sunnah dua rakaat sesudah maghrib 10. Shalat sunnah setelah Isya’ 11. Mengakhirkan shalat Isya’