Chocomous: 03/01/2017 - 04/01/2017

Archery

0 | cookies
Hadist tentang memanah

Jadi ceritanya, hampir dua bulan terakhir ini saya belajar memanah. As we know, memanah adalah salah satu olahraga yang dianjurkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Archery sebenernya udah jadi to-do-list saya sejak 2015. Namun ya qadarullah, baru kesampeannya sekarang, hehe. Itupun tau info venue memanah nya dari sepupu.

Kalau udah pernah nonton film The Lord Of The Ring dan The Hunger Games pasti tau dong dengan tokoh Legolas dan Katniss Everdeen yang jago banget memanah. It looks easy to try, right? But for real, Its not that easy, guls. 
Sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, “Kamu harus belajar memanah karena memanah itu termasuk sebaik-baik permainanmu.” (HR. Bazzar & Thabarani)
Latihan perdana benar-benar super rasanya. Pengalaman pertama megang busur sampai melesatkan ke target. Susah? Iya. Tapi gak susah-susah banget. Menyenangkan? Hmm iya. Tapi inget kata coach, panah itu bukan sekedar permainan melainkan senjata. Jadi ya kudu ati-ati. 

Memanah juga ada teknik-tekniknya, gak sembarang nge-shoot aja. Karna bahaya juga kalo tekniknya salah, selain panahnya mental dan gak kena target, yang ada malah kena orang atau kita yang luka 😂. Kenapa saya bilang gini? karna saya udah pengalaman. Pengalaman kena luka maksudnya haha. Lengan saya sempet biru karna salah teknik. Sampai ngeri sendiri lihat memarnya, hihi. 

Kaf Ha Ya 'Ain Shod

0 | cookies
Ayat pertama Surah Maryam
Satu dari sekian untaian cinta-Mu
Kisah tentang muslimah yang hatinya sedamai udara malam
Sepenuh jiwa mengimanimu sebagai Tuhan yang Satu

Bagiku ayat itu bukanlah tak berarti
Apalagi perekah keraguan di hati
Bagiku ayat itu seindah lantunan puisi
Bukti bahwa hanya Engkau yang Maha Mengetahui

Tiada perihal sia-sia yang Engkau ciptakan
Hanya kami lah yang tak memahami
Karena sungguh, ilmu-Mu melebihi tujuh samudera yang Engkau bentangkan
Sedangkan yang kami ketahui sebatas air milik embun pagi

Sebagaimana arti dari ayat itu yang belum jua kami ketahui
Sebagaimana kami meyakini ada maksud indah di balik setiap hurufnya
Yang jika akhirnya kami pahami
Maka bertambah lah untuk-Mu kerinduan dan cinta



Ta'aruf vs Pacaran Islami

1 | cookies
Saya punya utang nulis mengenai ta'aruf nih, ada beberapa anon yang mengirimkan saya message yang katanya pengen saya membahas tentang ta'aruf. Honestly, saya cuma tau teorinya aja sih mengenai ta'aruf dan juga ada beberapa teman saya yg alhamdulillah nikah melalui cara yang syar'i (ta'aruf). Jadi seengaknya saya lumayan ngerti tentang hal seputar ta'aruf ini, inshaa Allah.

Ada di antara kita, mereka yang berpacaran, namun saat ditanya, mereka bilang “Take it easy, saya pacarannya cara islami kok”. Ya, sebuah pacaran yang mengedepankan syar’i dan ridha Allah di dalamnya. HA? memang ada ya?

Bagi saya hal ini menggelikan. Bagaimana tidak, menggabungkan 2 kata yang sifatnya berlawanan dalam 1 kegiatan. As we know, pacaran memang gak diperbolehkan dalam islam, HARAM hukumnya. Tapi ada yang membuat istilah sendiri 'pacaran secara islami', melakukan sesuatu yang dilarang secara jalurnya. Lalu terbesit dalam pikiran saya, jika kita punya istilah pacaran yang islami, maka saya boleh membuat istilah mabuk secara islami, berbohong secara islami, meninggalkan salat secara islami, atau memperlihatkan aurat secara islami. Loh kok bisa? Bisa dong, kan pacaran juga bisa.

“Emang kenapa sih kok kayak anti pacaran gitu? Orang kami yang ngejalani tenang tenang aja gak ada masalah” - couple said.
Copyright © 2016. Designed by Ismi Islamia Fathurrahmi